Berkaca dari tahun-tahun sebelumnya, jumlah kunjungan
wisatawan mancanegara yang datang ke Bali selalu didominasi turis asal
Australia. Namun dari catatan sementara Badan Pusat Statistik (BPS) Bali,
hingga akhir Juli 2015 tercatat wisatawan dari China berada di posisi teratas.
Pengaruh adanya bebas visa tour dari 45 negara kini menjadi 47 negara, tentu akan sangat menguntungkan bagi daerah-daerah wisata di Indonesia, khususnya Bali. Demikian diungkapkan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Pemprov Bali, Panusunan Siregar, Selasa (1/9) di Denpasar, Bali.
Katanya, kedatangan wisatawan mancanegara ke Bali pada Juli 2015 seluruhnya mencapai 382.683 orang. Jumlah ini, kata Siregar, meningkat sebesar 5,99 persen dibandingkan Juli 2014 dan naik 6,39 persen dibandingkan dengan bulan Juni 2015. Dibenarkannya, peningkatan ini tidak lebih karena membludaknya wisatawan asal China ke Bali.
"Wisatawan mancanegara terbanyak yang datang ke Bali pada Juli 2015 adalah asal China mencapai 21,26 persen," tegas Siregar.
Dilanjutkannya, urutan kedua adalah Australia (21,14 persen), selanjutnya Jepang (5,18 persen), Inggris (4,45 persen) dan Prancis (4,41 persen).
Dari data yang dikumpulkannya, kedatangan turis ke Bali pada Juli 2015 melalui bandara Internasional Ngurah Rai sebanyak 381.890 orang dan melalui pelabuhan laut sebanyak 793 orang.
"Walau pada Juli 2015 wisatawan mancanegara asal China terbanyak, namun secara kumulatif wisatawan yang datang ke Bali sejak Januari-Juli 2015 mencapai 2.298.132 orang, dan masih didominasi turis asal Australia hingga 24,67 persen baru disusul turis China diurutan kedua dengan angka mencapai 18,40 persen," bebernya.
Pengaruh adanya bebas visa tour dari 45 negara kini menjadi 47 negara, tentu akan sangat menguntungkan bagi daerah-daerah wisata di Indonesia, khususnya Bali. Demikian diungkapkan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Pemprov Bali, Panusunan Siregar, Selasa (1/9) di Denpasar, Bali.
Katanya, kedatangan wisatawan mancanegara ke Bali pada Juli 2015 seluruhnya mencapai 382.683 orang. Jumlah ini, kata Siregar, meningkat sebesar 5,99 persen dibandingkan Juli 2014 dan naik 6,39 persen dibandingkan dengan bulan Juni 2015. Dibenarkannya, peningkatan ini tidak lebih karena membludaknya wisatawan asal China ke Bali.
"Wisatawan mancanegara terbanyak yang datang ke Bali pada Juli 2015 adalah asal China mencapai 21,26 persen," tegas Siregar.
Dilanjutkannya, urutan kedua adalah Australia (21,14 persen), selanjutnya Jepang (5,18 persen), Inggris (4,45 persen) dan Prancis (4,41 persen).
Dari data yang dikumpulkannya, kedatangan turis ke Bali pada Juli 2015 melalui bandara Internasional Ngurah Rai sebanyak 381.890 orang dan melalui pelabuhan laut sebanyak 793 orang.
"Walau pada Juli 2015 wisatawan mancanegara asal China terbanyak, namun secara kumulatif wisatawan yang datang ke Bali sejak Januari-Juli 2015 mencapai 2.298.132 orang, dan masih didominasi turis asal Australia hingga 24,67 persen baru disusul turis China diurutan kedua dengan angka mencapai 18,40 persen," bebernya.
Daftar harga les privat bahasa mandarin
denpasar guru datang kerumah
1 orang 80.000/datang 640.000/bulan
2-3 orang 150.000/datang 880.000/bulan
4-5 orang 270.000/datang 1.150.000/bulan
6-7orang 350.000/datang 2.240.000/bulan
8-9 orang 400.000/datang 2.520.000/bulan
Seminggu 2 kali sebulan 8 kali sekali pertemuan
70-85 menit
Anda berminat les privat bahasa mandarin hubungi
XL :
087853300091
PIN
BB
: 542D2541
LINE :
young_bastian
INSTAGRAM : HUANGKUNYANG
PIN
BB :
2619E4DB
Tidak ada komentar:
Posting Komentar